Don't make me angry..You wouldn't like me when i'm angry

Saya itu termasuk orang yang ga suka marah..marah-marah itu bikin capek pusing plus capek hati..belum lagi ditambah bikin pusing kepala..
Tapi hari Rabu, 13 Juli 2011 pecahlahh amarah saya..dan sedihnya amarah itu ke Rara..:(
Sebenernya sudah disabar-sabarin supaya tidak terpancing untuk marah..tapi malam itu Rara luar biasa ga nurutnya..nangis-nangis sambil tendang-tendang..
Sebenernya kalo masalah nangis dan tendang, itu ga memancing saya marah..tapi begitu dia memuntahkan semua susunya karena nangis-nangis yang ga jelas itu, itulah pemicu amarah saya..
Terus terang, volume bicara saya cukup keras ketika itu..karena volume yg keras itu lah, Rara akhirnya berhenti nangis..
Sebenarnya saya juga ga suka dengan "Managemen Teriak" seperti itu..tapi rasanya saat itu saya harus 'bersuara' lebih keras supaya Rara mau dengerin saya..
Walhasil, Rara akhirnya minta maaf karena sudah nakal..minta maaf berkali2 dan janji ga akan seperti itu lagi (dan Insya Allah beneran)..
Begitu Rara sudah bisa bicara baik-baik, saya pun langsung biasa lagi tapi tetap dengan nada tegas..
Well..lessons learned here is..sepertinya volume suara sekeras itu tidak perlu tapi mungkin diperkeras sedikit agar anak tidak semakin menggila tantrumnya..
Yang bikin sedih ketika saya tanya 'Rara suka ibu marah2?', dia jawab sambil sesenggukan 'Aa ga suka ibu marah-marah..Aa maunya ibu senyum'..langsung detik itu juga saya 'mendingin'..
Mudah2an ini memang pernyataan tulus dari Rara yaa...
Maafin ibu ya nak...Ibu masih harus banyak belajar untuk jadi Ibu yang lebih baik lagi buat Rara..

Love you,nak....

Komentar

Postingan Populer